Ekspor Timah Antar Pulau Rugikan Babel


Pangkalpinang (koranbabel.com) — ‎Masih berlangsungnya aktifitas ekspor timah bentuk lainnya melalui daerah lain, bukan melalui pelabuhan di Bangka Belitung ternyata mendapat perhatian khusus dari Wakil Ketua DPRD Bangka Belitung Deddy Yulianto.

Menurut Deddy hal ini sepatutnya diawasi oleh pemerintah daerah. Mengingat Bangka Belitung merupakan penghasil terbesar dari sektor timah. Sehingga asal usul bahan baku timah bentuk lainnya berasal dari Bangka Belitung.

“‎Terus terang saja, lucu provinsi kita ini. Itu otomatis bahan bakunya dilakukan transaksi perdagangan antar pulau. Masa dinas terkait seperti disperindag pertambangan tidak tahu, apa yang tahunya,” ujar Deddy

Apalagi setelah pemberlakuan UU Otonomi Daerah No 23 tahun 2014, menurut Deddy pemerintah daerah memiliki porsi yang besar dalam memberikan ‎izin tambang.

“Sekarang ini masalah pertambangan diambil provinsi, setidaknya harus ada koordinasi antara kabupaten dengan provinsi. Jadi tahu kabupaten mana yang mengeluarkan bahan baku ini ke antar pulau,” tutur Deddy.

Jika terus terjadi, Deddy sangat menyayangkan hal tersebut. Karena akan merugikan Provinsi Bangka Belitung.

“Jelas akan merugikan Bangka Belitung,‎ dari sektor pajak babel sudah tidak dapat. Padahal kalau ditelusuri itu betul dari Babel kan sudah hilang pajak untuk Babel,” kata Deddy.

Deddy pun meminta pihak aparat penegak hukum untuk turun tangan, mengusut persoalan keluarnya pasir timah ke antar pulau.

“Saya minta polda  usut persoalan ini, kok pasir timah keluar daerah tidak ada yang tahu. Ini namanya kecolongan,” tukas Deddy.(jar)

The post Ekspor Timah Antar Pulau Rugikan Babel appeared first on KORAN BABEL.

Previous
Next Post »
Thanks for your comment