BA Babak Belur Dikeroyok Teman Sekolah


Pangkalpinang (koranbabel.com) — BA (16) pelajar di SMKN2 Pangkalpinang didampingi keluarganya melapor ke SPK Mapolres Pangkalpinang Sabtu (10/10) malam. Dia mengaku telah menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan oleh puluhan orang. Beberapa diantaranya diketahui merupakan pelajar yang bersekolah di tempat yang sama dengan dirinya.

BA menceritakan kejadiannya berawal pada Jumat (9/10) di sekolahnya. Saat itu, teman korban, AR dihampiri beberapa pelajar setingkat dirinya diantaranya HA dan WE, lantaran bermasalah dengan pacar temannya tersebut.

“Tunang Arga ni lewat di depan kelas mereka (HA dan WE, red). Diolok-olok sama mereka. Lalu, tunang kawan nih, balik lagi liat siapa yang olok-olok. Karena tidak terima, tunang kawan nih nyiram paka es teh. Mereka yang disiram nih dak terima, jadi ngasih tau ke AR agar cewek die tuh sopan,” ungkap BA.

Namun permasalahan tidak selesai begitu saja. Saat pulang sekolah, kawanan HA dan WE pun menghampiri AR di parkiran. Mereka pun terlibat cek cok. Kebetulan, korban, BA pun sedang bersama AR ikut terlibat. “Badan kawan ku kecil, bang. Karena nek nolong kawan, ku pun ikut bekelai. Tapi kami lah kena pukul,” kata BA.

Bukannya selesai malah permasalahan malah semakin besar. Sabtu (10/10), HA kembali menantang BA. Keduanya bertemu di bukit dekat kawasan Jembatan 12. Namun, jumlahnya lebih besar, bahkan mencapai puluhan orang.

“Besoknya dia nantang lagi, ketemuan di Bukit Cinta. Tapi yang kelas XII ade yang ikut. Ade lah nyampai 40 orang,” ujar BA.

Dalam kondisi yang tidak seimbang, BA pun menjadi bulan-bulanan massa. Pukulan tangan kosong, bahkan menggunakan helm dan balok kayu pun bersarang di tubuh BA. Hingga kepalanya pun bocor.

“Ku tahu die ni (WE,-red) mukul ku. Abis ku dihajar, lah lemes badan ku,” ujar BA.

Dengan sisa tenaga yang ada, BA pun berusaha melarikan diri. Hingga sampai di rumahnya, para pelaku pun masih terus mengejar. Beruntung orangtua korban berada di rumah, sehingga yang mengejarnya pun bubar. “Ku pulang ke rumah, ibu ku yang tahu sudah tuh. Mereka kabur,” katanya.

Dengan perlakuan yang diterima BA, pihak keluarganya pun memilih untuk menyelesaikannya lewat jalur hukum. Pantuaan harian ini, dua pelaku yaitu HA dan WE pun sudah dipanggil aparat. Pihak keluarga pelaku pun tampak berusaha membujuk korban untuk berdamai. Hanya saja, ibu korban tetap kukuh untuk meneruskan proses hukum.

“Anak ku lah tekapar kayak ayam kena kelek. Sekarang mau minta berdamai. Saya tetap mau diproses hukum,” tegas ibu korban yang malam itu ditemui harian ini. Sementara ini, kasusnya masih dalam penanganan Sat Reskrim Polres Pangkalpinang.(to)

The post BA Babak Belur Dikeroyok Teman Sekolah appeared first on KORAN BABEL.

Previous
Next Post »
Thanks for your comment